Gerakan Indonesia ASRI (Aman, Sehat, Resik, Indah) di Desa Patramanggala Wujudkan Lingkungan Bersih dan Masyarakat Sehat
Kemiri, Jumat (03/07/2026) – Dalam rangka meningkatkan kepedulian masyarakat terhadap pentingnya menjaga kebersihan lingkungan serta mewujudkan desa yang aman, sehat, resik, dan indah, Pemerintah Desa Patramanggala bersama UPTD Puskesmas Kemiri, kader kesehatan, tokoh masyarakat, serta berbagai unsur lintas sektor melaksanakan Gerakan Indonesia ASRI (Aman, Sehat, Resik, Indah). Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk nyata sinergi antara pemerintah dan masyarakat dalam menciptakan lingkungan yang bersih, nyaman, sehat, dan berkelanjutan sebagai fondasi utama peningkatan derajat kesehatan masyarakat.
Gerakan Indonesia ASRI merupakan program yang menitikberatkan pada pemberdayaan masyarakat melalui semangat gotong royong untuk menjaga kebersihan lingkungan, meningkatkan kesadaran terhadap pentingnya sanitasi yang layak, serta membangun budaya hidup bersih dan sehat. Melalui kegiatan ini diharapkan masyarakat semakin memahami bahwa kesehatan tidak hanya ditentukan oleh pelayanan kesehatan, tetapi juga dipengaruhi oleh kondisi lingkungan tempat tinggal yang bersih, aman, dan bebas dari berbagai faktor risiko penyebab penyakit.
Kegiatan diawali dengan apel bersama yang diikuti oleh aparatur Pemerintah Desa Patramanggala, tenaga kesehatan UPTD Puskesmas Kemiri, kader kesehatan, kader Posyandu, kader PKK, perangkat desa, tokoh masyarakat, unsur pendidikan, serta masyarakat setempat. Dalam kesempatan tersebut disampaikan pentingnya membangun kepedulian bersama terhadap kebersihan lingkungan sebagai bagian dari investasi kesehatan jangka panjang. Semangat kebersamaan dan gotong royong menjadi pesan utama yang terus digaungkan agar seluruh lapisan masyarakat memiliki rasa tanggung jawab dalam menjaga lingkungan tempat tinggalnya.
Setelah apel, seluruh peserta melaksanakan aksi bersih-bersih lingkungan secara serentak di beberapa titik yang menjadi sasaran kegiatan. Kegiatan meliputi pembersihan jalan lingkungan, saluran drainase, selokan, fasilitas umum, area pemukiman warga, tempat ibadah, serta ruang terbuka yang berpotensi menjadi tempat penumpukan sampah maupun genangan air. Sampah yang terkumpul dipilah sesuai jenisnya untuk mendukung pengelolaan sampah yang lebih baik serta mengurangi pencemaran lingkungan.
Selain kegiatan gotong royong, dilakukan pula pemeriksaan kondisi sanitasi lingkungan untuk mengidentifikasi berbagai faktor risiko yang dapat memengaruhi kesehatan masyarakat. Petugas kesehatan memberikan edukasi mengenai pentingnya menjaga kebersihan sumber air, penggunaan jamban sehat, pengelolaan limbah rumah tangga, serta pengelolaan sampah dengan prinsip reduce, reuse, recycle (3R). Masyarakat juga diberikan pemahaman mengenai pentingnya penerapan Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM) sebagai upaya menciptakan lingkungan yang sehat dan bebas dari pencemaran.
Sebagai bagian dari upaya pencegahan penyakit berbasis lingkungan, UPTD Puskesmas Kemiri juga mengajak masyarakat untuk melaksanakan Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) melalui gerakan 3M Plus, yaitu menguras tempat penampungan air secara rutin, menutup rapat tempat penampungan air, memanfaatkan atau mendaur ulang barang bekas yang berpotensi menjadi tempat berkembang biaknya nyamuk, serta melakukan berbagai upaya tambahan seperti menggunakan kelambu, menanam tanaman pengusir nyamuk, dan menjaga kebersihan lingkungan sekitar rumah. Edukasi ini diberikan sebagai langkah antisipatif dalam mencegah penyebaran Demam Berdarah Dengue (DBD) yang masih menjadi salah satu penyakit berbasis lingkungan yang perlu diwaspadai.
Dalam kegiatan tersebut, tenaga kesehatan juga memberikan penyuluhan mengenai Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) di tingkat rumah tangga. Masyarakat diajak untuk menerapkan kebiasaan mencuci tangan dengan sabun menggunakan air mengalir, mengonsumsi makanan bergizi seimbang, melakukan aktivitas fisik secara rutin, tidak merokok di dalam rumah, menjaga kebersihan lingkungan, serta memanfaatkan fasilitas pelayanan kesehatan apabila mengalami gangguan kesehatan. Edukasi ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat bahwa perilaku hidup sehat dimulai dari lingkungan keluarga dan menjadi tanggung jawab setiap individu.
Antusiasme masyarakat terlihat dari tingginya partisipasi warga yang secara sukarela bergotong royong membersihkan lingkungan. Kegiatan ini tidak hanya menjadi sarana untuk menciptakan lingkungan yang lebih bersih dan nyaman, tetapi juga mempererat kebersamaan, meningkatkan rasa memiliki terhadap lingkungan, serta memperkuat budaya gotong royong yang telah menjadi nilai luhur masyarakat Indonesia. Kehadiran berbagai unsur lintas sektor menunjukkan bahwa pembangunan kesehatan memerlukan kolaborasi dan dukungan dari seluruh elemen masyarakat.
Melalui Gerakan Indonesia ASRI, diharapkan tercipta lingkungan Desa Patramanggala yang semakin bersih, aman, sehat, resik, dan indah sehingga mampu menekan risiko munculnya berbagai penyakit berbasis lingkungan, seperti demam berdarah, diare, infeksi saluran pernapasan, penyakit kulit, dan penyakit lainnya yang berkaitan dengan sanitasi yang kurang baik. Lingkungan yang sehat juga diharapkan mampu meningkatkan kenyamanan masyarakat dalam beraktivitas, mendukung tumbuh kembang anak, serta menciptakan kualitas hidup yang lebih baik bagi seluruh warga.
Kepala UPTD Puskesmas Kemiri dr Abdul Yayi, M.I.P memberikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada Pemerintah Desa Patramanggala, kader kesehatan, kader Posyandu, Tim Penggerak PKK, tokoh masyarakat, lembaga kemasyarakatan, serta seluruh warga yang telah berpartisipasi aktif dalam menyukseskan kegiatan Gerakan Indonesia ASRI. Sinergi yang terjalin diharapkan dapat terus dipertahankan dan ditingkatkan sehingga berbagai program kesehatan dapat berjalan secara optimal dengan dukungan penuh dari masyarakat.
Ke depan, Gerakan Indonesia ASRI diharapkan tidak hanya menjadi kegiatan rutin atau seremonial, tetapi mampu menjadi budaya yang terus diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Dengan membiasakan hidup bersih, menjaga kelestarian lingkungan, dan memperkuat semangat gotong royong, masyarakat akan semakin sadar bahwa kesehatan dimulai dari lingkungan yang sehat dan perilaku yang baik.
Melalui komitmen bersama antara pemerintah, tenaga kesehatan, kader, dan masyarakat, Desa Patramanggala diharapkan dapat menjadi desa yang benar-benar mencerminkan nilai ASRI (Aman, Sehat, Resik, dan Indah), sekaligus menjadi contoh bagi desa-desa lain dalam mewujudkan lingkungan yang bersih, sehat, nyaman, produktif, dan berkelanjutan demi tercapainya derajat kesehatan masyarakat yang optimal di wilayah kerja UPTD Puskesmas Kemiri.
(puskesmas-kemiri/promkes/dal/ay/ss)
Nomor : PR/072-PKM KMR/VII/2026
Berita Lainnya
-
06 Jul 2026
Gerakan Indonesia ASRI (Aman, Sehat, Resik, Indah) di Desa Patramanggala Wujudkan Lingkungan Bersih dan Masyarakat Sehat
Kemiri, Jumat (03/07/2026) – Dalam rangka meningkatkan kepedulian masyarakat terhadap pentingnya menjaga kebersihan lingkungan serta ...
-
06 Jul 2026
Kegiatan Posyandu Integrasi Layanan Primer (ILP) di Posyandu Nanas Desa Legok Sukamaju
Kemiri, Rabu (01/07/26) Dalam rangka meningkatkan akses dan kualitas pelayanan kesehatan dasar yang berkesinambungan bagi ...
-
27 Jun 2026
Tes Kebugaran Jasmani Staf UPTD Puskesmas Kemiri di Stadion Mini Kemiri
Kemiri, Sabtu (20/06/26) – Dalam upaya meningkatkan kualitas kesehatan, kebugaran fisik, dan produktivitas kerja pegawai, ...
-
27 Jun 2026
Kunjungan Mentor Pelatihan FETP Frontline Kerja Sama Kementerian Kesehatan Republik Indonesia dan EPICGHS di UPTD Puskesmas Kemiri
Kemiri, Sabtu (13/06/26) – Dalam upaya memperkuat kapasitas sumber daya manusia di bidang surveilans epidemiologi ...
-
27 Jun 2026
Skrining Tuberkulosis (TB) dan Kusta Terintegrasi Cek Kesehatan Gratis (CKG) di Posyandu Anggrek Desa Kemiri
Kemiri, Sabtu (13/06/26) – Sebagai bentuk komitmen dalam meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan masyarakat serta mendukung ...