Skrining Tuberkulosis (TB) dan Kusta Terintegrasi Cek Kesehatan Gratis (CKG) di Posyandu Anggrek Desa Kemiri
Kemiri, Sabtu (13/06/26) – Sebagai bentuk komitmen dalam meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan masyarakat serta mendukung percepatan penemuan kasus Tuberkulosis (TB) dan Kusta secara dini, UPTD Puskesmas Kemiri menyelenggarakan kegiatan Skrining Tuberkulosis (TB) dan Kusta Terintegrasi Cek Kesehatan Gratis (CKG) di Posyandu Anggrek, Desa Kemiri, pada Sabtu, 13 Juni 2026. Kegiatan ini merupakan bagian dari strategi pelayanan kesehatan berbasis masyarakat yang mengintegrasikan upaya promotif, preventif, kuratif, dan deteksi dini penyakit menular melalui pelayanan posyandu.
Pelaksanaan kegiatan melibatkan tenaga kesehatan lintas program UPTD Puskesmas Kemiri, kader Posyandu Anggrek, Pemerintah Desa Kemiri, serta masyarakat yang menjadi sasaran pelayanan. Kolaborasi tersebut menjadi salah satu bentuk sinergi dalam memperluas akses pelayanan kesehatan yang mudah dijangkau oleh masyarakat sekaligus memperkuat upaya pengendalian penyakit menular di wilayah kerja Puskesmas Kemiri.
Sejak pagi hari, masyarakat mulai berdatangan ke Posyandu Anggrek untuk mengikuti berbagai layanan kesehatan yang telah disiapkan. Antusiasme warga terlihat dari tingginya partisipasi masyarakat yang memanfaatkan kesempatan untuk melakukan pemeriksaan kesehatan secara gratis. Selain memperoleh pelayanan kesehatan, masyarakat juga mendapatkan edukasi mengenai pentingnya menjaga kesehatan diri dan keluarga melalui pemeriksaan kesehatan secara berkala.
Kegiatan diawali dengan proses registrasi peserta, dilanjutkan dengan wawancara kesehatan untuk mengetahui riwayat penyakit, faktor risiko, serta keluhan yang dirasakan oleh peserta. Selanjutnya, petugas kesehatan melakukan skrining Tuberkulosis (TB) menggunakan pendekatan berbasis gejala. Masyarakat diberikan pertanyaan mengenai adanya batuk berdahak yang berlangsung selama dua minggu atau lebih, demam berkepanjangan, penurunan berat badan tanpa sebab yang jelas, berkeringat di malam hari, nafsu makan menurun, maupun riwayat kontak erat dengan penderita TB.
Bagi peserta yang memiliki gejala atau faktor risiko mengarah pada Tuberkulosis, petugas memberikan edukasi lanjutan dan menyarankan pemeriksaan lebih lanjut sesuai standar pelayanan di UPTD Puskesmas Kemiri. Langkah ini bertujuan agar kasus TB dapat ditemukan sedini mungkin sehingga pengobatan dapat segera dimulai, mencegah penularan kepada anggota keluarga maupun masyarakat sekitar, serta meningkatkan peluang kesembuhan pasien.
Selain skrining TB, petugas juga melaksanakan skrining penyakit kusta melalui pemeriksaan kondisi kulit dan saraf tepi. Pemeriksaan dilakukan dengan memperhatikan adanya bercak putih atau kemerahan yang mati rasa, penebalan saraf, kelemahan otot, maupun gangguan sensorik lainnya yang menjadi tanda awal penyakit kusta. Masyarakat diberikan pemahaman bahwa kusta bukanlah penyakit kutukan ataupun penyakit yang harus ditakuti karena dapat disembuhkan apabila ditemukan sejak dini dan menjalani pengobatan secara teratur.
Sebagai bagian dari integrasi pelayanan, kegiatan ini juga menghadirkan Cek Kesehatan Gratis (CKG) yang bertujuan mendeteksi faktor risiko penyakit tidak menular sekaligus memantau kondisi kesehatan masyarakat secara menyeluruh. Berbagai layanan yang diberikan antara lain pengukuran tinggi badan, berat badan, indeks massa tubuh (IMT), lingkar perut, pemeriksaan tekanan darah, pemeriksaan gula darah sesuai indikasi, serta konsultasi kesehatan dengan tenaga medis.
Melalui layanan CKG, masyarakat dapat mengetahui kondisi kesehatannya sejak dini sehingga apabila ditemukan faktor risiko penyakit seperti hipertensi, diabetes melitus, obesitas, maupun gangguan kesehatan lainnya, dapat segera dilakukan tindak lanjut berupa edukasi, pengobatan, maupun rujukan sesuai kebutuhan. Pendekatan ini diharapkan mampu meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga kesehatan sebelum muncul penyakit yang lebih berat.
Tidak hanya memberikan pelayanan pemeriksaan kesehatan, tenaga kesehatan UPTD Puskesmas Kemiri juga melaksanakan kegiatan penyuluhan kesehatan kepada seluruh peserta. Materi edukasi meliputi pengenalan gejala Tuberkulosis dan kusta, cara penularan penyakit, upaya pencegahan, pentingnya menjaga kebersihan lingkungan, menerapkan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS), menjaga sirkulasi udara di dalam rumah, etika batuk yang benar, konsumsi makanan bergizi seimbang, serta pentingnya kepatuhan menjalani pengobatan hingga tuntas apabila terdiagnosis TB maupun kusta.
Petugas juga mengingatkan masyarakat agar tidak memberikan stigma ataupun diskriminasi terhadap penderita TB dan kusta. Edukasi ini penting karena masih terdapat anggapan keliru di masyarakat yang menyebabkan penderita enggan memeriksakan diri. Dengan meningkatnya pemahaman masyarakat, diharapkan penderita merasa lebih nyaman untuk mendapatkan pengobatan sehingga proses penyembuhan dapat berjalan optimal dan penularan penyakit dapat dicegah.
Dalam kesempatan tersebut, kader Posyandu Anggrek turut berperan aktif dalam mengedukasi masyarakat serta membantu proses pelaksanaan kegiatan. Kader menjadi ujung tombak pelayanan kesehatan di masyarakat melalui kegiatan pendataan sasaran, mengajak warga hadir ke posyandu, serta memberikan informasi mengenai pentingnya pemeriksaan kesehatan secara rutin. Peran kader yang aktif menjadi salah satu faktor keberhasilan dalam meningkatkan cakupan pelayanan kesehatan di tingkat desa.
Kepala UPTD Puskesmas Kemiri dr Abdul Yayi, M.I.P menyampaikan bahwa pelaksanaan skrining TB dan kusta yang diintegrasikan dengan Cek Kesehatan Gratis merupakan salah satu inovasi pelayanan kesehatan yang bertujuan mendekatkan pelayanan kepada masyarakat. Dengan menghadirkan berbagai layanan dalam satu kegiatan, masyarakat tidak hanya memperoleh pemeriksaan penyakit menular, tetapi juga mendapatkan deteksi dini terhadap penyakit tidak menular sehingga pelayanan menjadi lebih efektif, efisien, dan komprehensif.
Beliau juga menegaskan bahwa keberhasilan program eliminasi Tuberkulosis dan pengendalian kusta tidak dapat dicapai hanya oleh tenaga kesehatan, tetapi memerlukan dukungan seluruh elemen masyarakat, mulai dari pemerintah desa, kader kesehatan, tokoh masyarakat, hingga keluarga. Kolaborasi yang baik akan mempercepat penemuan kasus, meningkatkan keberhasilan pengobatan, serta menurunkan angka penularan di masyarakat.
Melalui kegiatan ini, UPTD Puskesmas Kemiri berharap masyarakat semakin memahami pentingnya melakukan pemeriksaan kesehatan secara berkala, tidak ragu memeriksakan diri apabila mengalami gejala yang mengarah pada TB maupun kusta, serta terus menerapkan pola hidup bersih dan sehat dalam kehidupan sehari-hari. Deteksi dini merupakan langkah paling efektif dalam mencegah komplikasi penyakit, mempercepat proses penyembuhan, dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat.
Kegiatan ditutup dengan evaluasi bersama antara petugas kesehatan, kader, dan pemerintah desa sebagai upaya meningkatkan kualitas pelayanan pada kegiatan berikutnya. Semangat kolaborasi yang terjalin diharapkan dapat terus dipertahankan untuk mendukung tercapainya target nasional eliminasi Tuberkulosis, pengendalian penyakit kusta, serta peningkatan derajat kesehatan masyarakat di wilayah kerja UPTD Puskesmas Kemiri.
Dengan terselenggaranya Skrining Tuberkulosis (TB) dan Kusta Terintegrasi Cek Kesehatan Gratis (CKG) di Posyandu Anggrek Desa Kemiri ini, UPTD Puskesmas Kemiri kembali menegaskan komitmennya untuk menghadirkan pelayanan kesehatan yang berkualitas, mudah diakses, serta berorientasi pada pencegahan penyakit dan pemberdayaan masyarakat. Diharapkan kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan sehingga masyarakat semakin sadar akan pentingnya deteksi dini penyakit, menjaga kesehatan diri dan keluarga, serta bersama-sama mewujudkan masyarakat Kecamatan Kemiri yang sehat, mandiri, dan produktif.
(puskesmas-kemiri/promkes/dal/ay/ss)
Nomor : PR/068-PKM KMR/VI/2026
Berita Lainnya
-
06 Jul 2026
Gerakan Indonesia ASRI (Aman, Sehat, Resik, Indah) di Desa Patramanggala Wujudkan Lingkungan Bersih dan Masyarakat Sehat
Kemiri, Jumat (03/07/2026) – Dalam rangka meningkatkan kepedulian masyarakat terhadap pentingnya menjaga kebersihan lingkungan serta ...
-
06 Jul 2026
Kegiatan Posyandu Integrasi Layanan Primer (ILP) di Posyandu Nanas Desa Legok Sukamaju
Kemiri, Rabu (01/07/26) Dalam rangka meningkatkan akses dan kualitas pelayanan kesehatan dasar yang berkesinambungan bagi ...
-
27 Jun 2026
Tes Kebugaran Jasmani Staf UPTD Puskesmas Kemiri di Stadion Mini Kemiri
Kemiri, Sabtu (20/06/26) – Dalam upaya meningkatkan kualitas kesehatan, kebugaran fisik, dan produktivitas kerja pegawai, ...
-
27 Jun 2026
Kunjungan Mentor Pelatihan FETP Frontline Kerja Sama Kementerian Kesehatan Republik Indonesia dan EPICGHS di UPTD Puskesmas Kemiri
Kemiri, Sabtu (13/06/26) – Dalam upaya memperkuat kapasitas sumber daya manusia di bidang surveilans epidemiologi ...
-
27 Jun 2026
Skrining Tuberkulosis (TB) dan Kusta Terintegrasi Cek Kesehatan Gratis (CKG) di Posyandu Anggrek Desa Kemiri
Kemiri, Sabtu (13/06/26) – Sebagai bentuk komitmen dalam meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan masyarakat serta mendukung ...