Terwujudnya Masyarakat Kabupaten Tangerang yang Sejahtera dan Berdaya Saing
25 Sep 2026 181 pembaca ADMIN Puskesmas Kediri

Tracing TBC Terintegrasi CKG di Desa Legok Sukamaju, Upaya Deteksi Dini dan Pencegahan Penularan Tuberkulosis

KEMIRI, 15 September 2026 — UPTD Puskesmas Kemiri melaksanakan kegiatan Tracing Tuberkulosis (TBC) Terintegrasi dengan Cek Kesehatan Gratis (CKG) di Kantor Desa Legok Sukamaju pada Selasa, 15 September 2026. Kegiatan ini merupakan salah satu upaya deteksi dini dan penemuan kasus TBC secara aktif di masyarakat sekaligus mendorong masyarakat untuk lebih peduli terhadap kondisi kesehatannya.

Kegiatan tracing dilaksanakan dengan melakukan skrining terhadap masyarakat yang memiliki faktor risiko TBC. Sasaran kegiatan meliputi perokok, orang dengan HIV, penderita Diabetes Melitus (DM), serta bayi dan balita dengan kondisi gizi kurang atau gizi buruk. Kelompok tersebut menjadi sasaran penting dalam upaya deteksi dini karena memiliki faktor risiko yang dapat meningkatkan kerentanan terhadap infeksi TBC.

Dalam pelaksanaannya, petugas UPTD Puskesmas Kemiri memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai penyakit TBC, mulai dari cara penularan, tanda dan gejala yang perlu diwaspadai, pentingnya menjaga kebersihan lingkungan dan menerapkan etika batuk, hingga pentingnya melakukan pemeriksaan apabila memiliki faktor risiko atau mengalami keluhan yang mengarah pada TBC.

Selain edukasi, masyarakat yang menjadi sasaran dilakukan proses skrining sesuai dengan kondisi dan faktor risikonya. Petugas juga melakukan identifikasi terhadap individu yang membutuhkan pemeriksaan lebih lanjut sehingga dapat segera ditindaklanjuti oleh tenaga kesehatan. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya memperkuat penemuan kasus secara dini agar penderita TBC dapat memperoleh pemeriksaan dan pengobatan sesuai standar.

Integrasi tracing TBC dengan CKG juga menjadi momentum untuk meningkatkan kesadaran masyarakat bahwa pemeriksaan kesehatan secara berkala merupakan langkah penting dalam menjaga kesehatan. Melalui kegiatan tersebut, masyarakat tidak hanya mendapatkan informasi mengenai TBC, tetapi juga didorong untuk mengetahui kondisi kesehatan secara lebih menyeluruh dan melakukan tindak lanjut apabila ditemukan adanya faktor risiko atau masalah kesehatan.

UPTD Puskesmas Kemiri bersama Pemerintah Desa Legok Sukamaju terus mendorong keterlibatan masyarakat dalam upaya pencegahan dan pengendalian TBC. Peran aktif masyarakat sangat diperlukan, terutama dalam mengenali gejala sejak dini, tidak memberikan stigma kepada pasien TBC, mendukung pasien dalam menjalani pengobatan hingga tuntas, serta segera memeriksakan diri apabila memiliki kontak erat dengan pasien TBC atau termasuk dalam kelompok berisiko.

Melalui pelaksanaan Tracing TBC Terintegrasi CKG di Desa Legok Sukamaju, diharapkan penemuan kasus TBC dapat dilakukan sedini mungkin, masyarakat yang berisiko mendapatkan akses pemeriksaan dan pelayanan kesehatan yang tepat, serta upaya pencegahan penularan TBC di lingkungan masyarakat dapat semakin diperkuat.

Kepala UPTD Puskesmas Kemiri dr Abdul Yayi, M.I.P berkomitmen untuk terus melaksanakan kegiatan promotif, preventif, deteksi dini, dan tindak lanjut secara terintegrasi bersama pemerintah desa dan masyarakat sebagai bagian dari upaya mewujudkan masyarakat yang lebih sehat dan bebas TBC.


(puskesmas-kemiri/promkes/dal/ay/ss)

Nomor : PR/096-PKM KMR/IX/2026






Selamat Datang di Web Terpadu Kabupaten Tangerang!

Kami menggunakan cookies untuk meningkatkan pengalaman Anda saat menjelajahi situs ini. Cookies membantu kami memahami preferensi Anda dan memungkinkan kami untuk memberikan konten yang lebih relevan dan pengalaman yang lebih personal. Dengan melanjutkan penggunaan situs ini, Anda menyetujui penggunaan cookies kami. Jika Anda memiliki pertanyaan atau kekhawatiran mengenai penggunaan cookies, jangan ragu untuk menghubungi kami.