Terwujudnya Masyarakat Kabupaten Tangerang yang Sejahtera dan Berdaya Saing
22 Oct 2026 147 pembaca ADMIN Puskesmas Kediri

Puskesmas Kemiri Laksanakan Tracing TBC Terintegrasi CKG dan Pengobatan Gratis di Desa Klebet

Kemiri, 9 Oktober 2026 – UPTD Puskesmas Kemiri terus berupaya meningkatkan derajat kesehatan masyarakat melalui berbagai kegiatan promotif, preventif, dan kuratif. Salah satu upaya tersebut diwujudkan melalui pelaksanaan kegiatan tracing Tuberkulosis (TBC) yang terintegrasi dengan Cek Kesehatan Gratis (CKG) dan pelayanan pengobatan gratis di Kantor Desa Klebet pada Jumat, 9 Oktober 2026.

Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya Puskesmas Kemiri dalam meningkatkan penemuan kasus TBC secara dini, memutus rantai penularan penyakit, serta meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga kesehatan. Pelaksanaan kegiatan di Kantor Desa Klebet juga bertujuan untuk mendekatkan akses pelayanan kesehatan kepada masyarakat sehingga warga dapat memperoleh pemeriksaan dan informasi kesehatan tanpa harus menempuh jarak yang jauh ke fasilitas pelayanan kesehatan.

Tuberkulosis merupakan penyakit menular yang disebabkan oleh bakteri Mycobacterium tuberculosis. Penyakit ini paling sering menyerang paru-paru dan dapat menular melalui udara ketika seseorang yang menderita TBC aktif mengeluarkan percikan dahak saat batuk, bersin, atau berbicara. Oleh karena itu, penemuan kasus secara dini dan penanganan yang tepat menjadi langkah penting dalam upaya pengendalian TBC di masyarakat.

Melalui kegiatan tracing TBC, petugas kesehatan melakukan upaya penelusuran terhadap orang-orang yang memiliki riwayat kontak dengan pasien TBC serta kelompok masyarakat yang berisiko. Langkah ini dilakukan untuk mengidentifikasi individu yang mungkin terinfeksi maupun yang mengalami gejala mengarah pada TBC, sehingga dapat segera memperoleh pemeriksaan dan penanganan sesuai kebutuhan.

Dalam kegiatan tersebut, masyarakat mendapatkan pelayanan pemeriksaan dahak sebagai salah satu upaya mendukung deteksi TBC. Pemeriksaan dilakukan sesuai dengan prosedur pelayanan kesehatan, disertai edukasi mengenai pentingnya mengenali gejala penyakit dan melakukan pemeriksaan apabila mengalami keluhan yang mengarah pada TBC. Melalui pemeriksaan ini, diharapkan masyarakat yang membutuhkan pemeriksaan lanjutan dapat segera teridentifikasi dan memperoleh tindak lanjut sesuai hasil pemeriksaan serta penilaian tenaga kesehatan.

Selain pelayanan pemeriksaan TBC, kegiatan ini juga diintegrasikan dengan program Cek Kesehatan Gratis (CKG). Integrasi tersebut menjadi salah satu bentuk upaya untuk meningkatkan kesadaran masyarakat agar lebih peduli terhadap kondisi kesehatannya. Masyarakat didorong untuk memanfaatkan pelayanan kesehatan yang tersedia, melakukan pemeriksaan secara berkala sesuai kebutuhan, serta berkonsultasi dengan petugas kesehatan apabila memiliki keluhan atau faktor risiko penyakit tertentu.

Tidak hanya berfokus pada pemeriksaan, kegiatan ini juga menyediakan pelayanan pengobatan gratis sesuai indikasi dan kebutuhan medis. Pelayanan tersebut diharapkan dapat membantu masyarakat memperoleh akses penanganan kesehatan yang lebih mudah dan terjangkau. Petugas kesehatan memberikan arahan mengenai tindak lanjut yang diperlukan berdasarkan hasil pemeriksaan, sehingga masyarakat dapat memahami langkah yang perlu dilakukan untuk menjaga dan meningkatkan kondisi kesehatannya.

Edukasi kesehatan menjadi bagian penting dalam pelaksanaan kegiatan ini. Petugas memberikan informasi kepada masyarakat mengenai gejala TBC yang perlu diwaspadai, seperti batuk berkepanjangan, demam, berkeringat pada malam hari, penurunan berat badan tanpa sebab yang jelas, berkurangnya nafsu makan, serta tubuh terasa lemah. Masyarakat juga diingatkan agar tidak mengabaikan gejala tersebut dan segera memeriksakan diri ke fasilitas pelayanan kesehatan apabila mengalaminya.

Selain mengenali gejala, masyarakat diberikan pemahaman mengenai langkah-langkah pencegahan penularan TBC. Upaya tersebut antara lain menerapkan etika batuk dan bersin, menggunakan masker ketika mengalami gejala atau sesuai anjuran petugas kesehatan, memastikan sirkulasi udara di dalam rumah berjalan dengan baik, menjaga kebersihan lingkungan, serta menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat. Pemeriksaan terhadap kontak erat juga penting dilakukan sesuai anjuran tenaga kesehatan untuk mengetahui kemungkinan penularan sejak dini.

Kepala UPTD Puskesmas Kemiri dr Abdul Yayi, M.I.P turut mengingatkan bahwa penyakit TBC dapat disembuhkan apabila pasien menjalani pengobatan yang tepat dan teratur sesuai petunjuk tenaga kesehatan. Pasien yang telah terdiagnosis TBC diharapkan mengikuti seluruh tahapan pengobatan hingga selesai, tidak menghentikan obat secara sepihak, serta melakukan pemeriksaan dan pemantauan sesuai jadwal yang telah ditentukan. Dukungan keluarga dan lingkungan sekitar juga sangat diperlukan agar pasien dapat menjalani pengobatan dengan baik tanpa mengalami stigma atau diskriminasi.

Pelaksanaan kegiatan di Kantor Desa Klebet ini juga menunjukkan pentingnya kerja sama antara fasilitas pelayanan kesehatan, pemerintah desa, kader kesehatan, dan masyarakat dalam mendukung program pencegahan serta pengendalian penyakit menular. Keterlibatan berbagai pihak diharapkan dapat meningkatkan partisipasi masyarakat dalam kegiatan skrining, memperluas penyebaran informasi kesehatan, dan mendorong terciptanya lingkungan yang mendukung upaya pencegahan TBC.

Melalui kegiatan tracing TBC terintegrasi CKG dan pengobatan gratis ini, UPTD Puskesmas Kemiri berharap masyarakat semakin memahami pentingnya deteksi dini, pemeriksaan kesehatan, dan penanganan penyakit secara tepat. Masyarakat juga diharapkan tidak merasa takut atau malu untuk memeriksakan diri, karena penanganan yang cepat dan dukungan yang baik merupakan bagian penting dalam memutus rantai penularan TBC.

UPTD Puskesmas Kemiri berkomitmen untuk terus melaksanakan berbagai upaya peningkatan pelayanan kesehatan yang berorientasi pada kebutuhan masyarakat. Dengan memperkuat kegiatan promotif, preventif, dan kuratif serta meningkatkan keterlibatan masyarakat, diharapkan upaya pengendalian TBC dapat berjalan semakin optimal.

Bersama, kita tingkatkan kesadaran kesehatan, temukan kasus TBC sedini mungkin, dan wujudkan masyarakat Kecamatan Kemiri yang sehat, produktif, serta bebas dari stigma TBC.


(puskesmas-kemiri/promkes/dal/ay/ss)

Nomor : PR/105-PKM KMR/X/2026






Selamat Datang di Web Terpadu Kabupaten Tangerang!

Kami menggunakan cookies untuk meningkatkan pengalaman Anda saat menjelajahi situs ini. Cookies membantu kami memahami preferensi Anda dan memungkinkan kami untuk memberikan konten yang lebih relevan dan pengalaman yang lebih personal. Dengan melanjutkan penggunaan situs ini, Anda menyetujui penggunaan cookies kami. Jika Anda memiliki pertanyaan atau kekhawatiran mengenai penggunaan cookies, jangan ragu untuk menghubungi kami.