Terwujudnya Masyarakat Kabupaten Tangerang yang Sejahtera dan Berdaya Saing
28 Jul 2026 160 pembaca ADMIN Puskesmas Kediri

Skrining TBC dengan Rontgen Terintegrasi Cek Kesehatan Gratis (CKG) di UPTD Puskesmas Kemiri

Kemiri, Jumat, 3 Juli 2026 – Dalam rangka mendukung percepatan eliminasi Tuberkulosis (TBC) di Indonesia serta meningkatkan derajat kesehatan masyarakat, UPTD Puskesmas Kemiri menyelenggarakan kegiatan Skrining Tuberkulosis (TBC) dengan pemeriksaan rontgen dada yang terintegrasi dengan program Cek Kesehatan Gratis (CKG) pada Jumat, 3 Juli 2026. Kegiatan ini merupakan salah satu bentuk komitmen Puskesmas Kemiri dalam memberikan pelayanan kesehatan yang berkualitas, komprehensif, dan mudah diakses oleh seluruh lapisan masyarakat.

Tuberkulosis masih menjadi salah satu masalah kesehatan masyarakat yang memerlukan perhatian serius. Penyakit yang disebabkan oleh bakteri Mycobacterium tuberculosis ini dapat menyerang siapa saja dan menular melalui percikan dahak (droplet) saat penderita batuk, bersin, atau berbicara. Oleh karena itu, deteksi dini menjadi langkah yang sangat penting untuk menemukan kasus sedini mungkin, memutus rantai penularan, serta meningkatkan keberhasilan pengobatan.

Melalui kegiatan skrining ini, masyarakat yang hadir mendapatkan kesempatan untuk menjalani pemeriksaan kesehatan secara menyeluruh. Pemeriksaan diawali dengan proses registrasi dan verifikasi data peserta, dilanjutkan dengan wawancara mengenai riwayat kesehatan, faktor risiko, serta keluhan yang dirasakan. Selanjutnya peserta menjalani pemeriksaan tanda-tanda vital, skrining kesehatan dasar, dan pemeriksaan rontgen dada sebagai metode deteksi dini terhadap dugaan Tuberkulosis maupun gangguan kesehatan paru lainnya.

Pemeriksaan rontgen dada menjadi salah satu metode skrining yang efektif karena mampu mendeteksi adanya kelainan pada paru-paru, bahkan pada individu yang belum menunjukkan gejala yang khas. Peserta yang hasil pemeriksaannya menunjukkan dugaan TBC akan mendapatkan pemeriksaan lanjutan sesuai standar pelayanan, seperti pemeriksaan dahak menggunakan Tes Cepat Molekuler (TCM) maupun pemeriksaan penunjang lainnya, sehingga diagnosis dapat ditegakkan secara tepat dan pengobatan dapat segera dimulai apabila diperlukan.

Pelaksanaan skrining ini juga diintegrasikan dengan Program Cek Kesehatan Gratis (CKG) sebagai upaya memperluas jangkauan pelayanan kesehatan kepada masyarakat. Melalui integrasi tersebut, peserta tidak hanya memperoleh pemeriksaan terkait Tuberkulosis, tetapi juga mendapatkan pemeriksaan kesehatan lainnya yang bertujuan untuk mendeteksi berbagai faktor risiko penyakit sedini mungkin. Pendekatan pelayanan terpadu ini diharapkan mampu meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya melakukan pemeriksaan kesehatan secara rutin sebagai bagian dari upaya menjaga kualitas hidup.

Selama kegiatan berlangsung, tenaga kesehatan dari berbagai profesi bekerja sama memberikan pelayanan terbaik kepada seluruh peserta. Mulai dari proses pendaftaran, skrining awal, pemeriksaan kesehatan, pelayanan radiologi, hingga konsultasi hasil pemeriksaan dilakukan secara sistematis agar peserta memperoleh pelayanan yang cepat, nyaman, dan sesuai dengan standar mutu pelayanan kesehatan.

Selain pemeriksaan, masyarakat juga mendapatkan edukasi mengenai Tuberkulosis. Materi edukasi yang disampaikan meliputi pengertian TBC, tanda dan gejala yang perlu diwaspadai seperti batuk berdahak selama dua minggu atau lebih, batuk darah, demam berkepanjangan, berkeringat pada malam hari, penurunan berat badan tanpa sebab yang jelas, serta pentingnya segera memeriksakan diri ke fasilitas pelayanan kesehatan apabila mengalami gejala tersebut.

Petugas kesehatan juga mengingatkan masyarakat mengenai pentingnya menerapkan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS), menjaga ventilasi rumah agar sirkulasi udara tetap baik, menerapkan etika batuk, menggunakan masker saat mengalami batuk, mengonsumsi makanan bergizi seimbang, serta tidak menghentikan pengobatan sebelum dinyatakan sembuh oleh tenaga kesehatan. Edukasi ini diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan masyarakat sekaligus mengurangi stigma terhadap penderita Tuberkulosis sehingga mereka tidak ragu untuk memeriksakan diri maupun menjalani pengobatan secara tuntas.

Antusiasme masyarakat dalam mengikuti kegiatan ini menunjukkan semakin meningkatnya kesadaran akan pentingnya deteksi dini penyakit. Kehadiran masyarakat untuk memanfaatkan layanan skrining menjadi langkah positif dalam mendukung upaya pemerintah menurunkan angka kesakitan dan kematian akibat Tuberkulosis serta mencegah penularan di lingkungan keluarga maupun masyarakat.

Kegiatan skrining TBC dengan rontgen yang terintegrasi dengan Program Cek Kesehatan Gratis ini merupakan bagian dari implementasi pelayanan promotif dan preventif yang terus dikembangkan oleh UPTD Puskesmas Kemiri. Melalui kolaborasi lintas program dan dukungan berbagai pihak, diharapkan pelayanan kesehatan menjadi lebih efektif, efisien, serta mampu menjangkau masyarakat yang membutuhkan.

dr Abdul Yayi, M.I.P selaku Kepala UPTD Puskesmas Kemiri berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan melalui berbagai kegiatan promotif, preventif, kuratif, dan rehabilitatif. Dengan semangat pelayanan yang profesional, humanis, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat, Puskesmas Kemiri akan terus mendukung program-program prioritas kesehatan nasional, termasuk percepatan eliminasi Tuberkulosis pada tahun 2030.

Melalui kegiatan ini diharapkan semakin banyak masyarakat yang memahami pentingnya pemeriksaan kesehatan secara berkala, tidak takut melakukan skrining TBC, serta berperan aktif dalam menjaga kesehatan diri, keluarga, dan lingkungan. Bersama masyarakat, UPTD Puskesmas Kemiri optimis dapat mewujudkan Kecamatan Kemiri yang lebih sehat, produktif, dan bebas Tuberkulosis.


(puskesmas-kemiri/promkes/dal/ay/ss)

Nomor : PR/073-PKM KMR/VII/2026






Selamat Datang di Web Terpadu Kabupaten Tangerang!

Kami menggunakan cookies untuk meningkatkan pengalaman Anda saat menjelajahi situs ini. Cookies membantu kami memahami preferensi Anda dan memungkinkan kami untuk memberikan konten yang lebih relevan dan pengalaman yang lebih personal. Dengan melanjutkan penggunaan situs ini, Anda menyetujui penggunaan cookies kami. Jika Anda memiliki pertanyaan atau kekhawatiran mengenai penggunaan cookies, jangan ragu untuk menghubungi kami.